Give

Give

Give

Reformed Church of Metuchen's Statement

Shalom,

We, the Reformed Church of Metuchen, release the following statements as a result of the viral social media posts that were made in the past few weeks within our community:

  1. We reject ALL false accusations, rumors, and gossips that humiliate and degrade the church which were taken out of context. These were made without any solid foundation and were based on subjective emotional biases and complaints towards the leadership and the church of the Reformed Church of Metuchen. (Eph 4:29-32; James 3:13-18)
  2. We seek to build the church with love by drawing members and the community of the church to live life that is closer to God and pleasing to Him. We also strive to live in grace, working in reconciliation with all members who struggle with life and sin by ministering to them in grace and humility through prayer, forgiveness, and repentance. Nevertheless, we also stand in Truth. If a member is unwilling to have reconciliation and continues to disturb the love, peace, and unity of the church, we must exercise church discipline according to the Word of God and the RCA Book Church of Order. (Gal 5:16-26; Matt 18:15-17; 2 Thess 3:13-15)
  3. Jesus Christ is the head of the Church, and as the body of the Church, we all are called to lead with integrity which includes the minister, elders, deacons, consistory, and all members of the church. We deeply apologize for the disturbance and repent for any dissatisfaction towards the church and its leadership. Therefore, we will continually examine the work and the leadership of the church to work together in improving a better ministry and fellowship of the Reformed Church of Metuchen and its community, as we continue to stand for Jesus Christ and live in Christ’s love. (Eph 4:11-12; Acts 2:42; Rom 12:3-8).

 

May God's wisdom, peace and blessings fill us all!


Metuchen, November, 22, 2022

Blessings,
Board of Elders
Reformed Church of Metuchen.

 

 

(Indonesian Translation)

 

 

Pernyataan Gereja Reformed of Metuchen

Syalom,

Kami, Gereja Reformed of Metuchen, merilis pernyataan berikut sebagai hasil dari postingan media sosial viral yang dibuat dalam beberapa minggu terakhir di komunitas kami:

  1. Kami menolak SEMUA tuduhan palsu, desas-desus, dan gosip yang menghina dan
    merendahkan gereja yang diambil di luar konteks. Ini dibuat tanpa dasar yang kuat dan didasarkan pada bias emosional yang subyektif dan keluhan terhadap kepemimpinan dan gereja Reformed of Metuchen. (Efesus 4:29-32; Yakobus 3:13-18)
  2. Kami berupaya membangun gereja dengan kasih dengan membentuk anggota dan komunitas gereja untuk menjalani kehidupan yang berkenan dan lebih dekat dengan Tuhan. Kami juga berusaha untuk hidup dalam kasih karunia, bekerja dalam rekonsiliasi dengan semua anggota yang bergumul dengan kehidupan dan dosa dengan melayani mereka dalam kasih karunia dan kerendahan hati melalui doa, pengampunan, dan pertobatan. Namun demikian, kami juga berdiri dalam Kebenaran. Jika seorang anggota tidak mau melakukan rekonsiliasi dan terus mengganggu kasih, kedamaian, dan persatuan gereja, maka kami harus menjalankan disiplin gereja sesuai dengan Firman Tuhan dan Buku Tata Tertib Gereja RCA. (Galatia 5:16-26; Matius 18:15-17; 2 Tesalonika 3:13-15)
  3. Yesus Kristus adalah kepala Gereja, dan sebagai tubuh Gereja, kita semua dipanggil untuk menjadi pemimpin dengan integritas yang meliputi pendeta, penatua, diaken, konsistori, dan semua anggota gereja. Kami sangat meminta maaf atas gangguan ini dan bertobat atas ketidakpuasan terhadap gereja dan kepemimpinannya. Oleh karena itu, kami akan terus memeriksa pekerjaan dan kepemimpinan gereja untuk bekerja sama dalam meningkatkan pelayanan dan persekutuan yang lebih baik di Gereja Reformed of Metuchen dan komunitasnya, sambil terus berdiri teguh di atas Kasih Yesus Kristus. (Efesus 4:11-12; Kisah Para Rasul 2:42; Roma 12:3-8).

 

Semoga hikmat, damai dan berkat Tuhan memenuhi kita semua!


Metuchen, November, 22, 2022

Blessings,
Board of Elders
Reformed Church of Metuchen.